Jumat, 20 Mei 2011

Manusia dan Cinta Kasih

Menurut kamus Bahasa Indonesia W.J.S Poewadarminta :
Cinta : Rasa sangat suka atau rasa sayang (kepada), sedangkan,
Kasih : adalah perasaan satang atau menaruh belas kasihan.
Erich Fromm --> Cinta selalu menyatakan unsur-unsur :
pengasuh ; misal cinta seorang ibu pada anaknya, Tanggung jawab, perhatian dan pengenalan.

Didalam kitab Suci Al-Qur'an, ditemui adanya fenomena cinta yang tersembunyi dalam jiwa manusia, yang memiliki 3 tingkatan :
  1. Cinta tingkat tinggi, adalah cinta kepada Allah.
  2. Cinta tingkat menengah ; cinta kepada orang tua, anak, saudara, suami/istri.
  3. cinta tingkata rendah; cinta yang lebih mengutamakan keluarga, harta dan tempat tinggal.
Hikmah cinta adalah sangat besar, hanyalah orang yang telah diberi kefahaman dan kecerdasan yang mampu merenungkannya. Hikmah tersebut adalah :
  • sesungguhnya cinta merupakan ujian yang berat dan pahit dalam kehidupan manusia, karena setiap cinta akan selalu menghadapi rintangan.
  • cinta merupakan pendorong bagi kehidupan
  • cinta merupakan faktor utama dalam kelanjutan kehidupan manusia
  • cinta merupakan pengikat yang kuat dalam hubungan antar keluarga
MANUSIA DAN KEINDAHAN

keindahan identik dengan kebenaran, keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi dan mempunyai daya tarik.
keindahan bersifat universal, tidak terikat oleh selera perseorangan waktu dan tempat, keindahan itu suatu konsep abstrak, keindahan itu baru jelas atau dapat dinikmati kalau bentuk atau karya.

The Liang Gie dalam buku "Garis Besar Estetika" keindahan itu terjemahan dari kata beautiful. ddalam bahasa Perancis, "Beau" sering juga disebut The Beautiful (benda atau hal yang indah).

Pengertian Keindahan menurut luasnya :

  1. Keindahan menurut arti luas -> menurut Plato ; merupakan watak yang indah, hukum yang indah. sedangkan menurut Aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang baik juga menyenangkan.
  2. keindahan menurut estetis murni -> menyangkut pengalaman estetis dari seseorang dalam hhubungannya dengan segala sesuatu yang diserapnya (berdasarkan penglihatan, harmoni dalam pendengaran)
  3. keindahan dalam arti sempit -> menyangkut benda - benda yang diserapnya dengan penglihatan yaitu berupa bentuk dan warna.
Mengapa Manusia Menciptakan Keindahan ?keindahan itu pada dasarnya adalah alamiah atau wajar. alam ciptaan Tuhan. ini berarti keindahan itu ciptaan Tuhan

pengungkaoan keindahan dalam karya seni didasari oleh motivasi.
  1. Tata nilai yang telah usang : tata nilai yang terjelma dalam adat istiadat yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan. misalnya kawin paksa, pingitan. novel yang menggambarkan keadaan ini ialah Layar Berkembang oleh Sutan Takdir Alisjahbana. atau Siti Nurbaya oleh Marah Rusli.
  2. Kemerosotan Zaman : kemerosotan moral dapat diketahui dari tingkah laku dan perbuatan manusia yang bejad (korupsi, kejahatan seksual, dll) tanpa menghiraukan ketentuan dan hukum agama dan moral masyarakat.
  3. Penderitaan Manusia : banyak faktor yang membuat manusia menderita. manusialah yang membyat orang menderita karena nafsu ingin berkuasa, tidak hati-hati, keadaan demikian tidak menyenangkan.
  4. Keagungan Tuhan : dapat dibuktikan dengan melalui alam dan keteraturan alam semesta serta kejadian-kejadian alam, keindahan alam merupakan keindahan mutlah ciptaan Tuhan, Manusia hanya dapat meniru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar